oleh Evira Novitasari
10 Nov 2022
dibaca 4 menit
foto advertorial breakfast meeting IPA.png
hukumonline linkedinhukumonline twitterhukumonline whatsapphukumonline facebook
Hukumonline dan IPA Gelar Diskusi Good Corporate Governance
Hukumonline mengadakan diskusi bersama Indonesian Petroleum Association (IPA) terkait Good Corporate Governance.

Dalam rangka membina hubungan baik, khususnya dengan asosiasi di sektor hulu minyak dan gas bumi, Hukumonline mengadakan kegiatan breakfast meeting bersama Indonesian Petroleum Association (IPA), Kamis (27/10) lalu. Agenda yang dibahas dalam acara yang dilaksanakan di Sheraton Grand Jakarta ini adalah terkait Good Corporate Governance.

Apa itu Good Corporate Governance? Sebagai informasi, Good Corporate Governance adalah istilah yang dipakai dalam urusan tata kelola perusahaan. Jika dielaborasikan, Good Corporate Governance berarti upaya perusahaan untuk menciptakan pola hubungan yang kondusif antarpemangku kepentingan. 

Adapun acara diskusi Hukumonline dan IPA ini menjadi bagian dari rangkaian perkenalan Regulatory Compliance System (RCS) kepada para asosiasi sebagai solusi kepatuhan hukum perusahaan. Sebelumnya, Hukumonline telah mengadakan diskusi dengan  Indonesian Mining Association (IMA) pada Rabu (12/10).

Menggandeng IPA, Hukumonline membahas sejumlah langkah dan strategi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dalam melakukan bisnis agar sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan Good Corporate Governance.

Dalam paparannya, para narasumber yang hadir menekankan pentingnya Good Corporate Governance oleh KKKS dan pentingnya kepatuhan hukum yang berlaku dan keterkaitan peraturan lainnya dalam sektor hulu migas. Misalnya, Peraturan Menteri ESDM 3/2021 tentang Pengendalian Gratifikasi, Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi No. 2 tahun 2019 tentang Pelaporan Gratifikasi, dan regulasi terkait yang dapat menimbulkan potensi terjadinya tindakan suap. 

Selain regulasi tersebut, ada pula Peraturan Mahkamah Agung No. 13 tahun 2016 yang menekankan bahwa perusahaan memiliki potensi sebagai medium dalam corporate crime liability. Dengan demikian, kegiatan-kegiatan yang dilakukan bersama dengan pemerintah harus dijaga dan dikawal agar sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Lebih lanjut, dalam perspektif internasional, para narasumber memaparkan bahwasannya, selain United Kingdom Bribery Act (UKBA) dan United Kingdom The Foreign Corrupt Practices Act (UK FCPA), perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Indonesia telah memiliki komitmen dalam menerapkan GRI 205 ESG on Anti Corruption. 

Melalui penerapan GRI 205 ESG ini, pada dasarnya terlihat dengan jelas bahwa seluruh bentuk donasi dan fasilitas yang diberikan kepada pemerintah harus dipastikan bukan sebagai bentuk disgust form of bribery

Poin-poin tersebut disampaikan oleh para narasumber untuk menekankan pelaku usaha akan pentingnya kepatuhan hukum terhadap berbagai peraturan. Hal ini diperlukan dalam rangka menghindari terjadinya potensi risiko ketidakpatuhan terhadap hukum yang dapat menimbulkan permasalahan di masa yang akan datang.

Untuk mendukung kepatuhan hukum perusahaan terhadap peraturan perundang-undangan dan meminimalkan risiko terkenanya potensi hukum, Hukumonline menghadirkan Regulatory Compliance System (RCS). Regulatory Compliance System merupakan platform pemantauan kepatuhan hukum secara real-time.

Regulatory Compliance System memanfaatkan berbagai teknologi mutakhir seperti Artificial Intelligence (AI) dan Natural Language Processing (NLP), agar pemantauan status kepatuhan hukum dan ekstraksi kewajiban hukum perusahaan dapat diperbarui secara otomatis dan dapat dipahami pengguna dengan mudah.

Tidak hanya itu, Regulatory Compliance System dilengkapi berbagai fitur yang dapat mempermudah seluruh aktivitas pemenuhan kewajiban hukum, dari pemantauan regulasi terbaru, pelaksanaan pemenuhan kewajiban, hingga pengunduhan laporan audit dalam satu klik. Saatnya wujudkan Good Corporate Governance dengan RCS! Dapatkan manfaatnya dengan ajukan demo secara gratis di sini untuk coba Regulatory Compliance System secara gratis.

Bagikan artikel ini
hukumonline linkedinhukumonline twitterhukumonline instagramhukumonline facebook
Artikel dan Insight Terkini
Kami memahami bisnis dan tantangan Anda.
Dapatkan solusi terbaik bagi kepatuhan hukum perusahaan Anda sekarang.
Hubungi Kami
whatsapp contact